Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Presiden AS yang Memburu Vampir

Written By Hassam on Sunday, July 29, 2012 | 10:23 AM


Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat yang ke-16 (1947-1949), merupakan sosok presiden yang legendaris bagi rakyat Amerika bahkan dunia.


Lincoln mampu membawa negaranya bangkit dari krisis konstitusi negara, krisis militer hingga ekonomi. Peran fenomenalnya di antaranya membebaskan perbudakan.

Lincoln yang dihormati itu mengilhami sutradara Timur Bekmambetov yang membuat film Abraham Lincoln. Sosoknya yang legendaris membuat Timur mengangkat kisah Lincoln dari sisi lain, sisi yang lebih melegenda.

Lahirlah film fantasi horor Abraham Lincoln : Vampire Hunter. Dalam prolognya disebutkan, orang lebih suka dengan sosok yang legenda. Film ini tayang di bioskop, salah satunya di Blitzmegaplex.

Di film ini Lincoln ditampilkan dengan peran yang jauh berbeda dari versi sejarahnya. Memang Lincoln masih bertugas sebagai negarawan untuk membebaskan perbudakan, namun ada tugas tambahan yakni sebagai pemburu vampir yang nyaris menguasai AS. Akhirnya, film ini memadukan unsur fantasi, horor, dan sejarah.

Alkisah, Abraham (diperankan Benjamin Walker) berniat membalas dendam atas kematian sang ibu, Nancy (Robin McLeavy) yang dibunuh oleh seorang vampir (Marton Csokas).

Pembunuhan tersebut akibat hutang yang dimiliki ayah Abraham, Thomas (Joseph Mawle). Selain itu, Abraham yang waktu itu masih belia, berusaha menyelamatkan temannya dari perbudakan oleh vampire tersebut.

Lincoln dan ayahnya berduka di tengah prosesi pemakaman yang muram dengan seting tahun 1800-an. Di pemakaman itu, Thomas membujuk Lincoln supaya tidak akan berbuat bodoh menuntut balas kepada vampir yang membunuh ibunya. Lincoln terpaksa memendam dendam membara itu.

Hingga sembilan tahun kemudian, tepat ketika ayahnya meninggal dunia, Lincoln yang tumbuh dewasa memutuskan untuk balas dendam.

Ketika dalam keadaan setengah mabuk di suatu bar, Lincoln bertemu dengan Henry Sturges (Dominic Cooper), seorang vampir yang memberontak dan berusaha memburu para vampir. Awalnya Lincoln tidak tahu bahwa Henry adalah vampir.

Dalam upaya yang pertama untuk membalas dendam, Lincoln tak berhasil. Justru dia nyaris mati oleh vampir yang membunuh ibunya. Saat itulah Henry datang menolongnya. Selanjutnya Henry mengajari Lincoln banyak hal tentang cara memburu vampir.

Dalam film berdurasi 105 menit ini, Lincoln bersenjata kapak dalam menghabisi para vampir. Meski begitu, ada adegan di mana Lincoln juga belajar ilmu hukum dan melakukan orasi politik di tengah masyarakat yang merindukan kebebasan dari perbudakan.

Selanjutnya, versi fantasi dari Abraham Lincoln ini bisa disaksikan di bioskop yang mulai memutarnya sejak pertengahan Juni 2012.

Joe Taslim 'The Raid' Gabung ke Fast and Furious 6

Written By Hassam on Saturday, July 28, 2012 | 12:42 PM

Wow, Joe Taslim 'The Raid' Gabung ke Fast and Furious 6

Liputan16, JAKARTA -- Indonesia kembali menapakkan satu nama di kancah perfilman Hollywood. Joe Taslim, pemeran Jaka di film The Raid akan bergabung dalam salah satu film aksi suskses Hollywood, Fast and Furious yang kini memasuki seri keenam.

Justin Lin, sutradara Fast and Furious memilih Joe untuk memerankan peran antagonis bernama Jah, seorang pembunuh berdarah dingin yang dalam aksinya menggunakan seni bela diri dan keterampilan parkour untuk melawan jagoan di film ini yang diperankan Paul Walker dan Vin Diesel.
Detail mengenai cerita plot cerita film ini sendiri belum diumumkan.

Selain Joe Taslim, Paukl Walker dan Vin Diesel, sejumlah nama seperti Dwayne Johnson, Jordania Brewster, Tyrese Gibson dan Michelle Rodriguez juga kembali berperan dalam film ini. Fast and Furious 6 direncanakan tayang bulan Mei 2013.
Joe Taslim mulai dikenal ketika ia bermain dalam film The Raid arahan Gareth Evans. Namun itu bukanlah film pertama Joe yang juga seorang atlet Judo Indonesia itu.
Joe pertama kali terjun ke dunia film dalam film Karma.

Review : RUMAH KENTANG

Rumah Kentang Sangat terkenal sebagai rumah misterius yang membuat merinding orang yang lewat. Konon katanya masih sering tercium aroma kentang di sekitar rumah tersebut. Cerita inilah yang diangkat menjadi film RUMAH KENTANG.
Dalam poster perdananya terlihat banyak kentang yang jatuh dari dapur ke lantai. Tone posternya yang gelap menggambarkan banyaknya misteri yang akan ditampilkan dalam film ini. "Ceritanya diambil dari kisah yang terjadi di masyarakat. Konon katanya ada anak kecil yang selalu minta kentang rebus. Ceritanya kita olah lagi dengan tambahan dramatisasi tentunya," ujar Dewi, PR & Promotion Manager PT Soraya Intercine Films kepada KapanLagi.com, Jumat (20/7). Teaser pertama film garapan Jose Purnomo ini dirilis Teaser pertama film garapan Jose Purnomo dirilis Jumat (20/7).

Film horor produksi Hits Makers Studio ini telah memulai syuting pada 15 Juli 2012. Lokasi syutingnya terletak persis di rumah yang telah banyak dibicarakan itu. Syuting dilakukan yang mendapat julukan rumah tersebut. Kegiatan syuting tersebut kabarnya membuat jalanan di daerah Rumah Kentang menjadi semakin macet karena rasa penasaran dari masyarakat.
Cerita yang dihadirkan bakal apik karena sang sutradara Jose sudah melakukan survei saat mengerjakan film JELANGKUNG 10 tahun lalu. "Kondisi rumahnya tentu saja sudah jauh berbeda ya sekarang. Tantangannya adalah syuting di tempatnya langsung. Harapannya suasana tegang akan terbentuk dengan baik. Kita tidak akan mengandalkan gambar seksi tapi menjanjikan horor yang berkualitas," tegasnya. Film RUMAH KENTANG akan dirilis tanggal 4 oktober 2012 nanti.

Review : The Three Stooges

THE THREE STOOGESNasib Ketiga Orang ini memang tak bisa dibilang bagus. Sejak kecil pun kehidupan mereka sudah tak jauh dari kata tragis. Tiga bocah ini ditinggalkan begitu saja di sebuah biara dan sejak saat itu pula mereka bertiga menjadi penghuni tetap biara tersebut. Kini, saatnya tiga orang ini bangkit untuk mempertahankan rumah mereka. Sayangnya, nasib buruk sepertinya masih mengikuti mereka. Usaha mulia ini malah membuat mereka bertiga terjebak dalam urusan kriminal.

Moe Howard (Chris Diamantopoulos), Larry Fine (Sean Hayes), dan Curly Howard (Will Sasso) dibuang begitu saja di depan sebuah biara saat mereka bertiga masih bayi. Tiga pria konyol ini kemudian tumbuh bersama para biarawati di sana. Mereka bertiga sebenarnya orang-orang yang lugu namun kadang keluguan mereka malah mendatangkan masalah buat mereka.
Sekarang, biara yang selama ini jadi rumah buat mereka sedang dalam masalah. Hanya mereka bertiga yang mungkin bisa menyelamatkan biara ini. Celakanya, saat berusaha memperjuangkan nasib biara ini, mereka bertiga malah terjebak dalam skenario pembunuhan dan berakhir sebagai bintang acara reality show. Lalu bagaimana dengan misi mereka menyelamatkan biara tempat mereka dibesarkan?
Kalau judul The Three Stooges terasa akrab, Anda tidak salah karena film arahan Bobby Farrelly dan Peter Farrelly ini adalah adaptasi lepas dari film serial televisi populer yang mulai ditayangkan tahun 1925 lalu.

Source: IMDB/ Wikipedia

Genre : Komedi
Tanggal Rilis : 13 April 2012
Sutradara : Bobby Farrelly, Peter Farrelly
Pemain : Chris Diamantopoulos, Sean Hayes, Will Sasso
Naskah : Mike Cerrone
Produser : Bobby Farrelly, Peter Farrelly, Bradley Thomas, Charles B. Wessler
Distributor : 20th Century Fox
Durasi : -
Dana Produksi : US$30 juta
Situs Resmi : www.threestooges.com

Review : Street Dance 2

Pada tahun 2010, BBC Films merilis sebuah film berjudul Street Dance yang menonjolkan perkembangan budaya dan komunitas tersebut di Inggris. Selang dua tahun, BBC Films menghadirkan sekuel yang kembali diramaikan oleh jajaran penari andal Inggris. Pasangan sutradara Max Giwa dan Dania Pasquini kembali dalam sekuel ini bersama dengan bintang Britain’s Got Talent, George Sampson dan Flawless.
Pokok yang diusung pun tetap sama, yaitu usaha sebuah tim street dance dalam menyatukan gaya tari mereka dengan gaya tari yang berlawanan jauh demi memenangkan sebuah kompetisi. Film pertama mencoba menggabungkan street dance dengan ballet, sedangkan film kedua menggabungkan street dance dengan tango. Bagaimana hasilnya? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari kita tengok plot yang disuguhkan dalam Street Dance 2.

Street Dance 2 menceritakan tentang usaha Ash (Falk Hentschel) dan Eddie (George Sampson) dalam mengumpulkan para penari andal Eropa untuk membentuk sebuah tim street dance. Tim tersebut sengaja dibentuk untuk berkompetisi dan mengalahkan Invincible, juara bertahan kompetisi street dance di Paris. Dalam petualangan tersebut, Eddie memiliki ide untuk menggabungkan gaya street dance dengan tarian latin. Ia dan Ash pun bertemu dengan seorang penari salsa bernama Eva (Sofia Boutella).
Sesuai namanya, tarian menjadi fokus utama Street Dance 2. Gerakan-gerakan memukau ditampilkan para pemeran secara individu maupun dalam kelompok dengan sinkronisasi gerakan yang mampu membuat penonton tercengang. Iringan lagu hip hop dan dance, diramaikan dengan sedikit bumbu musik latino yang mengajak penonton untuk ikut bergerak (not recommended, karena bisa membuat penonton lainnya terganggu dan berpotensi mempermalukan diri Anda sendiri).

Kombinasi antara gerakan tarian penuh energi dan musik-musik dengan beat yang kencang hadir dalam kemasan sinematografi yang andal. Setiap adegan ditampilkan dengan apik dan acap kali memperlihatkan keindahan kota-kota di Eropa sebagai latar belakang. Sayangnya, nilai positif dari Street Dance 2 hanya sampai di sini.

Not for everyone


Terlalu muluk rasanya untuk masuk ke dalam gedung bioskop, membeli tiket film dengan judul seperti Street Dance 2, dan berharap akan mendapat suguhan kisah drama dengan plot cerita yang di luar dugaan. Kenyataannya, film serupa seringkali (tidak selalu) menggunakan garis besar plot yang sama: berawal dari kegagalan, beranjak ke kegigihan dalam berlatih, hingga mencapai keberhasilan dengan sedikit bumbu romansa dengan mitra dansanya. Dalam Street Dance 2, garis besar plot tersebut pun tidak mengalami banyak perubahan maupun pengembangan. Hasilnya, tidak ada fondasi cerita yang cukup kuat untuk membuat film ini menarik dan dapat dinikmati oleh para penonton yang mencari unsur drama yang kental.

Plot cerita yang mudah ditebak, disandingkan dengan gaya narasi yang buruk, level acting yang standar, dan potongan-potongan dialog singkat, ditimpa dengan dosis tarian dan musik yang tidak seimbang. Racikan tersebut membuat Street Dance 2 lebih terasa seperti kompilasi video musik dibanding sebuah film layar lebar. Sempat terbersit di benak saya bahwa lebih baik menonton adegan-adegan serupa di YouTube dibanding membayar sejumlah uang untuk menikmatinya di bioskop. Namun, kombinasi antara nuansa musik yang menyenangkan dan sinematografi yang indah menghasilkan pengalaman menonton yang cukup memuaskan.



Street Dance 2 merupakan tipe film yang hanya dapat memuaskan sebagian penonton, terutama mereka yang memang menggeluti atau menjadi pemerhati budaya menari, khususnya tarian jalanan yang selalu memunculkan gerakan-gerakan baru melalui kebiasaan improvisasi praktisinya. Begitu pula dengan para penonton yang memiliki kedekatan dan ketertarikan terhadap budaya musik hip hop. Namun, bagi para penonton yang mencari sisi drama dan plot cerita yang mampu “mengkhianati” tebakan mereka, silakan mencari film lain (well, duh).

Review : Spiderman 4 The Amazing Spiderman

Film Amazing Spiderman 4 menjadi salah satu film action super hero terbaru yang paling ditunggu di 2012 ini terlebih lagi film ini juga dirilis dalam format 3D makin membuat Film "The Amazing Spiderman" Menjadi Lebih Menarik
 
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKk_b8RfF3fPFq6lSXmu77i9-P1S2Zn_a3V4GlOpJ8oCLw0ysJrLa-sGybOj4Q_IDnGX3eTHI4TeGbto09hTFsFeWtSCgnwLeO0UDrqxpmUro3AHaDljBIeTQES4SsCKU15FgNjFs7TgYL/s1600/tasmthtrclpstrpic.jpg

Yang banyak di sorot dan menarik di SPIDERMAN 4 "THE AMAZING SPIDERMAN" ini ialah sosok baru spiderman yang berbeda dari trilogi spiderman 1 2 dan 3. Selain dari pemainnya yang memang berbeda karena tokoh Peter Parker yang sebelumnya diperankan oleh Tobey Maguire akan digantikan oleh Andrew Garfield.

Gosipnya di Spiderman 4 Terbaru ini penembak jaring laba-laba yang ada bukan berada dikulit melainkan melalui alat tambahan seperti yang terlihat gelang emas di foto spiderman dibawah.


SINOPIS SPIDERMAN 4
Dalam Spiderman 4 ini lebih ngebahas tentang masa lalunya sosok Spiderman hingga bisa mencapai pribadi yang seperti sekarang ini 'untold story'.

Hilangnya orang tua Peter, yang membuatnya harus tinggal di bawah asuhan kakek dan neneknya, ternyata bukan hanya sekedar cerita penghias dalam film ini. Lenyapnya kedua orang itu ternyata memegang peran penting dalam perjalanan Peter menjadi seorang web-slinger. Selain itu, diceritakan pula adanya hubungan antara Peter dengan musuhnya, Dr. Connor.
Cerita dalam THE AMAZING SPIDER-MAN 4 ini sendiri memang dirancang untuk mengungkap perjalanan hidup sang pengayun jaring. Di samping harus menghadapi musuh, dia juga berusaha mengumpulkan serpihan masa lalu yang tersisa demi mengungkap siapa dirinya sebenarnya. Hal lain yang juga berbeda adalah perjalanan asmara Peter yang akhirnya berakhir bukan pada Mary Jane, melainkan Gwen Stacy.
"Cerita ini benar-benar berawal dari Peter dan orang tuanya, dan ini belum pernah terungkap sebelumnya. Dan sebagai sutradara, saya pikir ini adalah sesuatu yang menarik untuk dijelajahi," ungkap sutradara Marc Webb. tergaptek kutip dari Kapanlagi.com
Jadi inget Batman Begin / X Man First Class yang di filmnya nyeritain kisah masa lalu.



Gambar / Foto Spiderman 4 Terbaru
Peter Parker baru Andrew Garfield di Spiderman 4
Foto Spiderman 4 The Amazing Spiderman : Aceshowbiz
Di gambar foto spiderman diatas terlihat lambang dan kostum spiderman yang berbeda dari sebelumnya. Dan juga terlihat peter membawa tas yang melambangkan dia masih pelajar di spiderman 4 ini.

Review : Batman The Dark Knight Rises

image
Semenjak ditunjuk sebagai pemegang kendali trilogi Baru soal Batman dan memulai dengan Batman Begins pada 2005, sineas Christopher Nolan konsisten menyuntikkan realisme ke dalam kisah fantasi yang pertama kali dikarang oleh Bob Kane ini. Maka tak mengherankan jika The Dark Knight Rises, serial terakhir Batman-nya Christopher Nolan, masih bersinggungan dengan kejadian-kejadian yang belakangan terjadi di planet bumi.

Film langsung dibuka dengan adegan laga di udara, tepatnya di dalam pesawat berisi sejumlah agen rahasia, yang mendebarkan di mana tokoh antagonis Bane (Tom Hardy) pertama kali menampakkan batang hidungnya sekaligus memamerkan kecemerlangan otot dan juga otaknya.

“No one cared who I was until I put on the mask,” kata Bane kepada salah satu agen rahasia. Dengan dialog tersebut, Nolan seperti ingin menekankan sejak dini bahwa Bane benar-benar merupakan makhuk yang berbeda dibanding Batman atau Bruce Wayne (Christian Bale). Tidak seperti Bane, Bruce Wayne sudah diperhatikan banyak orang sebelum ia mengenakan kostum Batman karena kesuksesan orang tuanya.

Kondisi Batman dan Bane pun terus berlawanan di sepanjang film: saat Bane ada di atas, Batman ada di bawah; dan begitu pula sebaliknya. Bane terlihat begitu perkasa dan kejam di sepanjang film, sementara Batman seringkali terlihat rapuh dan lembek akibat sempat pensiun membasmi kejahatan selama delapan tahun.

Bisa jadi, The Dark Knight Rises merupakan film superhero dengan tema isu paling modern, walau mungkin tanpa unsur kesengajaan. Gerakan Occupy (Occupy Gotham?) dibaurkan secara jeli dengan upaya revolusi penuh kekacauan oleh Nolan bersama tim penulis yang terdiri dari sang adik, Jonathan Nolan, dan David S. Goyer. Namun pembauran isu tak berhenti sampai situ saja, ada masalah ekstremisme yang juga ditonjolkan film ini lewat Bane dan umatnya.

Perserikatan mulus antara aksi, emosi, plot, karakter, dan bahkan ambisi membuat durasi panjang 165 menit tak terasa berlalu begitu saja. Semuanya tak lepas dari penyutradaraan Christopher Nolan dan juga akting jempolan dari deretan aktor dan aktris yang dapat dianggap all-star. Tom Hardy, Anne Hathaway, dan Marion Cotillard yang baru bergabung dengan keluarga Batman tampil lentur seakan sudah turut serta sejak Batman Begins.

Memang masih belum bisa melampaui kedahsyatan The Dark Knight, namun The Dark Knight Rises resmi membuat Batman milik Christopher Nolan sebagai trilogi langka yang setiap jilidnya memiliki kualitas di atas rata-rata.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. News today - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger